You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Desa Tulakan
Sedang memuat layanan digital...
INFO TERKINI
SAABHI PRAYA AMRIH KUNCARA - KARTA LESTARI NYAMAN AMAN DAN TERHORMAT - TULAKAN DESA DIGITAL - KANTOR DESA TULAKAN MEMBUKA LAYANAN PUBLIK PADA HARI SENIN s/d JUMAT PUKUL 08.00 - 15.00 WIB | Syarat Pelayanan di Desa Tulakan dengan Membawa E-KTP dan Bukti Pelunasan SPPT PBB-P2 Tahun Berjalan
Lihat Semua
11,184
Jumlah Pengunjung
0
Surat Hari Ini
24
Surat Minggu Ini
98
Surat Bulan Ini
1.532,998 ha
Luas Wilayah
Berita Desa

Desa Maju Ditentukan oleh Kepemimpinan, Bukan Sekadar Sistem

ARDHI YUDHA SAPUTRA, M,Kom
01 Mei 2026
88 Kali dibaca

Pembangunan desa kerap dipahami sebagai hasil kerja kolektif antara Petinggi dan perangkatnya. Anggapan ini tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak sepenuhnya tepat. Dalam praktiknya, ada satu faktor yang kerap luput dari perhatian, yaitu kualitas kepemimpinan petinggi sebagai penentu arah pembangunan.

Sehebat apa pun perangkat desa dalam menjalankan tugas administrasi, pelayanan, hingga pembangunan, mereka tetap berada pada posisi sebagai pelaksana. Sementara itu, petinggi memegang peran strategis sebagai pemikir, perencana, inovator, sekaligus pengarah.

Krisis Bukan pada SDM, Tapi pada Arah

Banyak desa memiliki SDM yang cukup baik. Namun persoalan utamanya adalah ketiadaan arah pembangunan yang jelas.

FAKTA DI LAPANGAN:
  • Program desa berjalan tetapi monoton
  • Kegiatan ada namun tanpa inovasi
  • Anggaran terserap tetapi dampaknya minim

Hal ini menunjukkan bahwa masalah utama bukan pada kemampuan bekerja, melainkan kemampuan berpikir dan merancang masa depan desa.

Peran Sentral Petinggi

Dalam struktur pemerintahan desa, petinggi ibarat nahkoda. Ia menentukan arah, membaca peluang, dan mengambil keputusan strategis.

INTINYA:

Puluhan perangkat desa tidak akan maksimal tanpa pemimpin yang punya visi.

Petinggi yang baik mampu:

  • Mengidentifikasi potensi lokal
  • Menggagas inovasi
  • Menyusun arah pembangunan jangka panjang
  • Menggerakkan perangkat desa secara efektif

Inovasi: Kunci yang Sering Diabaikan

Di era sekarang, inovasi adalah kebutuhan, bukan pilihan.

REALITA:

Desa yang maju bukan karena kaya sumber daya, tetapi karena petinggi yang visioner dan berani berinovasi.

Tanpa inovasi, desa hanya akan menjadi penonton dalam arus perubahan.

Dampak Kepemimpinan Lemah

DAMPAK NYATA:
  • Program desa tanpa arah
  • Potensi ekonomi tidak tergarap
  • Pembangunan terhambat
  • Masyarakat tidak merasakan perubahan

Dalam jangka panjang, desa akan tertinggal.

Petinggi dan Carik juga perlu meningkatkan kapasitas melalui:

  • Pelatihan kepemimpinan
  • Pemanfaatan teknologi
  • Pertukaran pengalaman
KESIMPULAN:

Kemajuan desa bukan kebetulan. Kuncinya adalah kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan berani mengambil arah.

 Petinggi dan Carik (Sekretaris Desa) adalah penentu arah dan kebijakan desa. Bukan hanya     sekedar menduduki Jabatan 

  • Petinggi: penentu visi dan arah pembangunan
  • Carik (Sekdes): penggerak sistem, pengawal kebijakan, dan pengendali administrasi,  serta memastikan seluruh sistem pemerintahan berjalan efektif.

Tanpa keduanya, pembangunan desa tidak akan berjalan optimal.

Kembali ke Berita
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image