You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Desa Tulakan
Sedang memuat layanan digital...
INFO TERKINI
SAABHI PRAYA AMRIH KUNCARA - KARTA LESTARI NYAMAN AMAN DAN TERHORMAT - TULAKAN DESA DIGITAL - KANTOR DESA TULAKAN MEMBUKA LAYANAN PUBLIK PADA HARI SENIN s/d JUMAT PUKUL 08.00 - 15.00 WIB | Syarat Pelayanan di Desa Tulakan dengan Membawa E-KTP dan Bukti Pelunasan SPPT PBB-P2 Tahun Berjalan
Lihat Semua
11,154
Jumlah Pengunjung
0
Surat Hari Ini
24
Surat Minggu Ini
98
Surat Bulan Ini
1.532,998 ha
Luas Wilayah
PESONA TULAKAN

Tugu Desa Digital Tulakan: Mengembangkan Ruang Wisata, Olahraga, dan UMKM Masyarakat

BERLINA JENI FITRIANIKA, S.Pd
17 Juni 2026
9 Kali dibaca

Tulakan, Donorojo — Pemerintah Desa Tulakan terus mendorong berbagai inovasi dalam membangun wajah desa yang modern, produktif, dan tetap berpijak pada potensi masyarakat. Salah satu gagasan yang dikembangkan adalah menjadikan Tugu Desa Digital Tulakan tidak hanya sebagai ikon dan penanda kawasan desa, tetapi juga sebagai ruang publik yang dapat menjadi destinasi wisata lokal, pusat aktivitas olahraga, serta penggerak pertumbuhan UMKM masyarakat sekitar.

Keberadaan Tugu Desa Digital diharapkan mampu menjadi salah satu wajah baru Desa Tulakan. Dengan konsep desa digital yang terus dikembangkan, kawasan tugu dapat ditata menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi masyarakat, baik warga Desa Tulakan maupun masyarakat dari luar desa.

Dari Tugu Desa Menjadi Ruang Publik

Selama ini tugu identik sebagai penanda suatu wilayah. Namun, melalui penataan dan pengembangan kawasan yang tepat, Tugu Desa Digital dapat memiliki fungsi yang lebih luas. Kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik terbuka yang dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas, bersantai, berolahraga, maupun menikmati suasana desa.

Konsep ini sejalan dengan semangat Desa Tulakan sebagai Desa Digital, di mana teknologi tidak hanya diterapkan dalam pelayanan pemerintahan dan administrasi desa, tetapi juga dapat dipadukan dengan pengembangan ruang publik, ekonomi masyarakat, pariwisata, dan gaya hidup sehat.

Ke depan, kawasan Tugu Desa Digital dapat dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung sehingga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Penataan lingkungan, penerangan, tempat duduk, ruang hijau, papan informasi, hingga fasilitas digital dapat menjadi bagian dari pengembangan kawasan tersebut.

Menjadi Pusat Olahraga dan Jogging Track

Salah satu konsep yang dapat dikembangkan adalah menjadikan kawasan Tugu Desa Digital sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat, khususnya untuk kegiatan berjalan kaki dan jogging.

Dengan tersedianya jogging track, masyarakat dapat memiliki ruang olahraga yang mudah dijangkau dan dapat digunakan secara rutin. Pagi maupun sore hari, kawasan tugu dapat menjadi tempat masyarakat melakukan aktivitas fisik, mulai dari berjalan santai, jogging, hingga olahraga ringan bersama keluarga.

Selain meningkatkan kebugaran, keberadaan ruang olahraga terbuka juga dapat menjadi sarana untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Anak-anak, pemuda, orang tua, maupun kelompok masyarakat dapat memanfaatkan kawasan tersebut sesuai kebutuhan.

Jika dikembangkan secara bertahap, kawasan ini juga berpotensi menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga masyarakat, seperti senam bersama, jalan sehat, kegiatan komunitas, maupun agenda olahraga desa.

Membuka Peluang bagi UMKM

Pengembangan Tugu Desa Digital juga tidak berhenti pada aspek wisata dan olahraga. Salah satu tujuan pentingnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Ramainya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut dapat menciptakan peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Masyarakat dapat mengembangkan usaha kuliner, makanan dan minuman, jajanan tradisional, produk olahan lokal, kerajinan, hingga berbagai produk unggulan Desa Tulakan.

Konsepnya bukan sekadar menyediakan tempat berjualan, tetapi menciptakan ekosistem ekonomi lokal. Masyarakat yang datang untuk berolahraga atau berwisata dapat sekaligus menikmati produk UMKM yang tersedia di sekitar kawasan.

Misalnya, setelah jogging masyarakat dapat menikmati kopi, makanan ringan, jajanan tradisional, atau membeli produk lokal. Dengan demikian, aktivitas sederhana di ruang publik dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

Ruang Berkumpul dan Berkegiatan bagi Masyarakat

Tugu Desa Digital juga dapat dikembangkan sebagai ruang berkumpul masyarakat. Pemuda desa, komunitas, kelompok olahraga, pelaku UMKM, maupun keluarga dapat memanfaatkan kawasan tersebut untuk berbagai kegiatan positif.

Pada waktu tertentu, kawasan tersebut dapat menjadi lokasi kegiatan seperti bazar UMKM, pasar kuliner, pameran produk desa, senam bersama, jalan sehat, pertunjukan seni, kegiatan kepemudaan, hingga kegiatan promosi potensi wisata Desa Tulakan.

Dengan pengelolaan yang baik, ruang publik ini dapat menjadi tempat yang hidup dan terus memiliki aktivitas. Bukan hanya ramai ketika ada acara, tetapi dapat dimanfaatkan masyarakat setiap hari.

Menjadi Ikon Baru Desa Tulakan

Pengembangan Tugu Desa Digital juga memiliki potensi untuk memperkuat identitas Desa Tulakan. Tugu tersebut dapat menjadi salah satu lokasi yang mudah dikenali dan menjadi spot foto atau landmark desa.

Konsep visual yang menarik, lingkungan yang bersih, pencahayaan yang baik, serta identitas “Desa Tulakan – Desa Digital” dapat membuat kawasan ini semakin menarik untuk dikunjungi.

Tidak menutup kemungkinan, kawasan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu tempat yang direkomendasikan ketika masyarakat dari luar desa berkunjung ke Tulakan. Dengan demikian, pengembangan tugu bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun branding dan citra Desa Tulakan.

Kolaborasi untuk Membangun Ekonomi Desa

Agar konsep tersebut dapat berjalan maksimal, diperlukan kolaborasi antara Pemerintah Desa, masyarakat, pemuda, pelaku UMKM, komunitas olahraga, serta berbagai pihak lainnya.

Pemerintah Desa dapat berperan dalam penataan kawasan dan penyediaan fasilitas dasar. Masyarakat dapat menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Pelaku UMKM dapat menyediakan produk berkualitas, sementara pemuda dan komunitas dapat menghidupkan berbagai kegiatan positif di kawasan tersebut.

Dengan kolaborasi tersebut, Tugu Desa Digital diharapkan tidak hanya menjadi sebuah bangunan atau landmark, tetapi berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat yang memberikan manfaat sosial, kesehatan, pariwisata, dan ekonomi.

Dari Desa Digital Menuju Desa yang Produktif

Konsep Tugu Desa Digital merupakan bagian dari semangat untuk menjadikan teknologi dan pembangunan desa memiliki dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Desa digital bukan hanya tentang internet dan aplikasi, tetapi juga tentang bagaimana desa mampu menciptakan pelayanan yang lebih baik, ruang publik yang nyaman, ekonomi masyarakat yang tumbuh, serta lingkungan yang mendukung kehidupan sosial yang sehat.

Dengan pengembangan kawasan Tugu Desa Digital sebagai destinasi wisata lokal, pusat olahraga dan jogging track, sekaligus sentra UMKM, Desa Tulakan memiliki peluang untuk menciptakan sebuah ruang publik yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Ke depan, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu ikon baru Desa Tulakan—tempat masyarakat berolahraga, keluarga berkumpul, wisatawan berkunjung, UMKM berkembang, dan berbagai aktivitas masyarakat tumbuh bersama.

Tugu Desa Digital Tulakan — bukan sekadar tugu, tetapi ruang bersama untuk bergerak, berwisata, berkarya, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Desa Tulakan, Desa Digital. Maju desanya, tumbuh ekonominya, sehat masyarakatnya.

Kembali ke Berita
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image